Aku tak bisa menepis gejolak yang
selalu muncul tiap kali aku mengingatmu
Aku tak mampu menahan senyum karena
terlalu senang saat melihatmu melintas di depanku
Tatapan matamu yang sendu selalu
menyuguhkan pemandangan indah tersendiri untukku
Bahkan aku tak mampu menopang
tubuhku sendiri saat tatapan kita saling bertemu
Entah apa istimewanya mencintaimu
dalam diam
Bahkan aku tak tahu apakah ini
cinta atau hanya sekedar kekaguman sesaat
Aku terlalu kikuk untuk sekedar
membayangkan bersanding denganmu
Pasir kali sepertiku tak pantas
bersanding dengan emas yang bernilai sepertimu
Aku tak tahu bagaimana cara
menghentikannya
Semua ini mengalir begitu saja
Perasaan ini tiba-tiba muncul dalam
gejolak luar biasa
Sampai kapan dan di manakah unjung
dari cerita ini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar